Bacaan Doa Sujud Sahwi, Hukum dan Tata Cara

Bacaan Doa Sujud Sahwi, Hukum dan Tata Cara
Daftar Isi Artikel
Runimas.com - Doa sujud sahwi yang benar sesuai sunnah. Sujud sahwi ialah sujud yang dilakukan apabila seseorang lupa akan ibadahnya (dalam hal ini adalah sholat). Maksud dari lupa di sini adalah soal jumlah rakaat sholat.

doa sujud sahwi yang benar sesuai sunnah

Ketika seseorang tidak fokus dalam menjalankan sholatnya, mereka bisa saja lupa berapa jumlah rakaat sholat yang telah dikerjakan, apakah lebih banyak atau justru lebih sedikit. Rasulullah SAW pun pernah mengalaminya.

Dalam sebuah hadits disebutkan bahwa seorang sahabat Nabi berkata bahwa dia melihat Rasul melebihkan jumlah rakaat sholat dzuhur menjadi 5 rakaat, ketika sahabat tersebut bertanya, Rasul mengatakan bahwa Beliau lupa dan langsung melakukan sujud.

Setelah itu, Rasul kemudian berkata kepada sahabatnya tersebut bahwa apabila ada seorang muslim yang lupa akan jumlah rakaat sholatnya, mereka tidak perlu mengulang sholatnya, melainkan cukup dengan melakukan sujud yang dinamakan dengan sujud sahwi.

Baca: Bacaan Doa Ayat Seribu Dinar Lengkap

Bagaimana bacaan doa sujud sahwi? Apakah sama dengan doa sujud pada sholat biasa? Lalu hukumnya bagiamana? Kemudian, bagaimana tata cara mengerjakannya? Berikut akan dijelaskan secara lengkap ketiga pertanyaan tersebut.

Doa Sujud Sahwi Sesuai Sunnah

doa sujud sahwi

Berikut adalah bebererapa doa sujud sahwi yang benar, sesuai sunnah, berdasarkan hadits shahih, lafadz bacaan sujud sahwi berikut ini ditulis dalam bahasa Arab, tulisan latin dan artinya atau terjemahan bahasa Indonesia.

1. Doa Sujud Sahwi Imam Nawawi

Makna dari doa ini adalah kita memohon ampun kepada Allah Ta'ala karena telah lalai dalam menjalankan ibadah sholat wajib, berikut adalah bacaan sujud sahwi dari hadits Imam Nawawi.

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ رَبَّنَا وَبِحَمْدِكَ اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِى

Subhaanaka alloohumma robbanaa wa bihamdika alloohummaghfirlii.

Artinya:
"Mahasuci Engkau, ya Allah Tuhan kami dan segala puji bagiMu. Ya Allah ampunilah aku."

2. Doa Sujud Sahwi Biasa

Doa sujud sahwi berikut ini sama seperti doa sujud pada sholat wajib biasa. Makna dari doa in adalah kita mengagungkan nama Allah SWT yang mahasuci lagi mahatinggi, agar Allah mengampuni dosa kita yang telah lalai dalam menjalankan ibadah.

سُبْحَانَ رَبِّىَ الْأَعْلَى

Subhaana robbiyal ‘alaa.

Artinya:
"Mahasuci Tuhanku yang Mahatinggi."

3. Doa Sujud Sahwi yang Disepakati Ulama

Selain dua doa di atas, para ulama juga menyepakati doa sujud sahwi singkat dan ringkas berikut ini. Dalam doa ini kita mengagungkan nama Allah SWT sebagai Dzat yang tidak pernah tidur dan lupa, berbeda dengan manusi yang merupakan tempat salah dan lupa.

سُبْحَانَ مَنْ لَا يَنَامُ وَلَا يَسْهُو

Subhaana man laa yanaamu wa laa yas-huw.

Artinya:
"Maha Suci Dzat yang tidak mungkin tidur dan lupa."

Hukum Wujud Sahwi

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, hukum sujud sahwi adalah wajib bagi mereka yang lalai dalam sholatnya. Sedangkan hukum sholat yang dilalaikan tetap sah, dan pahala akan tetap mengalir asalkan sujud sahwi telah dilaksanakan.

Para ulama menyepakati ini sesuai dengan hadits shahih sebagai pelebur dosa sholat yang dilalaikan. Apabila tidak melakukan sujud sahwi ketika dia ingat bahwa jumlah rakaatnya tidak sesuai, maka hukum sholat yang telah dikerjakan menjadi tidak sah.

Tata Cara Sujud Sahwi

Sujud sahwi dilakukan bagi orang yang mengerjakan sholat namun jumlah rakaatnya kurang, lebih, atau tidak mengerjakan tasyahud awal dalam sholat (kecuali sholat subuh karena memang tidak ada tasyahud awal), atau ragu-ragu dengan jumlah rakaat yang telah dikerjakan.

Cara mengerjakan sujud sahwi sama seperti sujud pada sholat biasa, yakni menempelkan kedua telapak tangan dan kaki beserta dahi ke lantai, lalu membaca salah satu doa sujud sahwi di atas sebanyak tiga kali.

Kesimpulan
Itulah bacaan doa sujud sahwi sesuai sunnah, yang benar, dan sesuai hadits shahih lengkap beserta hukum dan tata cara mengerjakannya. Ditulis dalam bahasa Arab, tulisan latin dan artinya atau terjemahan bahasa Indonesia yang shahih.

  1. Untuk membuat judul komentar, gunakan <i rel="h2">Judul Komentar</i>
  2. Untuk membuat kotak catatan, <i rel="quote">catatan</i>
  3. Untuk membuat teks stabilo, <i rel="mark">mark</i>
  4. Untuk membuat teks mono, <i rel="kbd">kbd</i>
  5. Untuk membuat kode singkat, <i rel="code">shorcode</i>
  6. Untuk membuat kode panjang, <i rel="pre"><i rel="code">potongan kode</i></i>
  7. Untuk membuat teks tebal, <strong>tebal</strong> atau <b>tebal</b>
  8. Untuk membuat teks miring, <em>miring</em> atau <i>miring</i>